Senin

Pandangan Alkitab Mengenai Okultisme

Secara etimologis okultisme berasal dari bahasa Latin, “occultus” yang artinya tersembunyi, rahasia, gaib, misterius, kegelapan. Bila didefinisikan (terminologis), okultisme adalah paham yang menganut dan mempraktekkan kuasa dan kekuatan dari dunia kegelapan atau dunia roh-roh jahat.Okultisme dibagi atas dua bagian besar menurut Alkitab yakni “ilmu tenung”; yang memberikan pengetahuan tentang manusia, kejadian dan keadaan melalui cara-cara supraalami. Bagian ini lebih “lunak” tipenya. Contoh, takhyul, ramalan astrologi, palmistri, spiritisme, astromantik, chromancy dan geomancy daripada “saudara kembarnya”, “ilmu sihir/ meramal”; yang menggunakan berbagai sarana untuk mempengaruhi pancarindera jasmani. Contoh, obat bius, reramuan, pelet, santet, guna-guna, jimat, mantera, ilmu gaib, tenaga dalam dan beberapa jenis/aliran musik, seperti metal, rock, dll., yang satanisme/demonistis.
Penggagas utama/tokoh intelektual dari okultisme adalah iblis dan para setan (Yoh. 8:44; Kis. 10:4-10; 2 Tes. 2:9).
Berbagai bentuk kegiatan okultisme yang dipromosikan/disosialisasikan melalui media massa dan media elektronik yang bebas hambatan (lolos sensor) mendapat sambutan hangat dalam masyarakat pada segala strata kehidupan baik pribadi, keluarga, kelompok ataupun etnis bahkan dalam golongan agama ataupun aliran kepercayaan di negara-negara berkembang, juga di negara-negara yang paling maju dalam teknologi dan informatika bahkan yang lebih ironisnya, praktek okultisme juga marak di kalangan masyarakat Kristen.
Bentuk-bentuk Okultisme Yang Biasa Ditemui di Masyarakat
A. Takhyul
Takhyul merupakan kepercayaan tidak beralasan yang berasal dari iblis dan menusia. Kemudian, manusia menaati karena kuatir dan takut jika melanggar keyakinan tersebut (Yer 17:5).
B. Ramalan Nasib
 1. Astrologi
Astrologi merupakan gabungan antara ilmu Astronomi dengan ilmu ramal. Astrologi dapat dilihat jutaan orang setiap hari melalui surat kabar, majalah, radio, TV, internet (Ul.17:2-5).
 2. Ramalan Melalui Benda-benda
Ramalan yang menggunakan kartu, daun teh, kopi, lidi (ciamsie) atau hati binatang digunakan untuk mengetahui masa depan seseorang sesuai tulisan, kode, angka atau simbol yang tertera dalam benda-benda yang dipakai untuk meramal (Im.19:26).
 3. Ramalan Menggunakan Telapak Tangan
Ramalan ini biasa ditemui di masyarakat. Ramalan ini diyakini dapat memberi petunjuk masa depan seseorang sesuai garis tangannya (Yer. 29:11).
 4. Ramalan Astromantik
Ramalan ini digunakan meramalkan situasi yang terjadi dalam suatu negeri berdasarkan bintang yang kelihatan. Misalnya, munculnya komet (bintang berekor) sering diramalkan akan terjadinya suatu goncangan politik dan kepemimpinan (Mat.2:5).
 5. Ramalan Tongkat, Pendulum dan Bola Kristal
Orang Yunani, Romawi, Skit dan Jerman sering menggunakan tongkat untuk meramal dan mencari petunjuk dari dewa.
 6. Chronomancy
Chronomancy adalah ilmu ramal yang dipakai untuk menentukan hari baik atau buruk. Misalnya, memilih hari untuk pindah rumah, pernikahan, memulai usaha baru. Chronomancy dilakukan orang Jawa.
 7. Geomancy
Geomancy merupakan ilmu ramal yang berhubungan dengan keberuntungan, kesehatan berdasarkan tata letak bangunan, rumah dan ruangan.
 8. Permainan Jailangkung (Quija)
Permainan ini banyak dilakukan remaja-remaja di berbagai negara. Inti permainan ini berkomunikasi dengan roh-roh jahat (spiritisme) untuk menanyakan masa depan seperti jodoh, pekerjaan, nasib, keuangan, sekolah (Im. 19:31, 20:6).
 C. Jimat dan Perhiasan
Jimat dan perhiasan yang disebut amulet biasa dipakai dalam okultisme. Amulet berasal dari bahasa Latin yang artinya pertahanan. Amulet adalah jimat atau benda perhiasan yang digunakan untuk menangkal kuasa jahat (Wah. 16:14).
D. Benda-benda Aneh Untuk Kekuatan Magis
Beberapa dukun menyimpan benda-benda aneh seperti janin yang gugur. Janin tersebut dikeringkan, kemudian dibuatkan baju, tempat tidur dan diberi makanan bayi sebagai sesajen pada saat-saat tertentu. Janin tersebut “anak ambar” atau “jenglot” yang dipakai dukun untuk meramal atau mengetahui masa depan bagi anak-anak yang dibawa orang tuanya (Ul. 7:25-26).
E. Magi, Sihir atau Tenaga Dalam
Kata magic berasal dari kata magus (Persia kuno). Magus adalah golongan imam dari agama Zoroaster yang sering melakukan perbuatan ajaib dengan pertolongan jin (Kel. 21:14).
F. Kekebalan Tubuh
Di berbagai negara Asia, khususnya di Indonesia, praktek berpuasa dan bersemedi untuk meningkatkan tenaga dalam agar tidak mempan senjata tajam. Biasa ditemui di lingkungan masyarakat yang keras. Mereka biasanya memakai mantera-mantera pengundang roh, berpuasa dan bersemedi agar mampu bersaing dengan lawan yang lebih besar.
G. Mengendalikan Pikiran Orang Lain
Praktek okultisme yang sering dilakukan orang adalah mengendalikan pikiran orang lain dengan ilimu pelet. Pengasihan, sihir atau hipnotis sehingga pikiran dan kesadaran seseorang dikendalikan iblis atau jimat-jimat yang diberi mantera khusus oleh dukun (Ef.3:20).
H. Yoga
Yoga berhubungan dengan latihan-latihan pernafasan, posisi tubuh dan meditasi atau pengosongan pikiran (Kej. 2:7).
 l. Necromancy atau Spiritisme
Necromancy atau spiritisme merupakan komunikasi dengan roh-roh jahat melalui mediumik (dukun atau perantara). Mediumik berkomunikasi dengan roh-roh jahat untuk meminta petunjuk, nasihat, kekuatan, keberanian, bimbingan dalam mengambil penting (1 Sam. 28:3-5). (Sabda)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar